Pemkab Koltim Perkuat Sinergi Lewat Musrenbang Empat Kecamatan

Kolaka Timur65 Dilihat
Pemkab Koltim Perkuat Sinergi Lewat Musrenbang Empat Kecamatan
Pemkab Koltim Perkuat Sinergi Lewat Musrenbang Empat Kecamatan

KOLAKA TIMUR, KOLAKAsatu.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Pemkab Koltim) resmi memulai langkah strategis dalam menyusun peta jalan pembangunan masa depan.

Fokus pada penguatan sinergi dan integrasi program, Pemkab menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan untuk Tahun Perencanaan 2027 yang mencakup wilayah Tirawuta, Loea, Ladongi, dan Dangia.

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Ladongi pada Selasa (24/02/2026) ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd, didampingi Ketua DPRD Kolaka Timur, Hj. Jumhani, S.Pd., M.Si, jajaran kepala OPD, serta para tokoh masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Plt. Bupati Yosep Sahaka menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen vital untuk menjaring aspirasi “bottom-up” yang partisipatif.

Untuk tahun 2027, Pemkab Koltim mengusung tema besar yaitu, “Penguatan Pondasi dan Struktur Transformasi Pembangunan Menuju Kolaka Timur sebagai Wilayah Agroindustri.”

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan aspirasi masyarakat selaras dengan kebijakan pusat. Kuncinya adalah sinkronisasi. Kita harus mengoptimalkan potensi wilayah untuk menjawab tantangan riil di lapangan,” ujar Yosep Sahaka.

Visi menuju wilayah agroindustri tersebut akan ditopang oleh empat pilar prioritas pembangunan pada tahun 2027, yakni, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan percepatan penanggulangan kemiskinan.

Pembangunan infrastruktur dasar dengan tetap menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Penguatan sektor unggulan seperti pertanian, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM.

Mewujudkan birokrasi yang transparan melalui sistem pemerintahan berbasis digital.

Menghadapi Tantangan Anggaran
Di tengah tren efisiensi dan pemotongan dana transfer daerah dari pusat, Yosep Sahaka mengingatkan pentingnya kreativitas dalam perencanaan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimis dan gotong royong dalam membangun daerah.

“Dalam kondisi keterbatasan anggaran, komitmen dan kebersamaan adalah modal utama. Saya berharap forum ini menjadi kanal yang efektif untuk menyampaikan kebutuhan mendesak di setiap wilayah,” tegasnya.

Dengan terlaksananya Musrenbang ini, Pemkab Koltim berharap pembangunan di tahun 2027 mampu menciptakan lompatan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di Bumi Lowulatu.

PENERBIT: FAJRIN