
KOLAKAsatu.com, BAUBAU – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Baubau resmi membentuk Divisi UMKM sebagai strategi baru untuk memperkuat identitas organisasi dan menciptakan sumber pendapatan mandiri.
Inovasi ini menandai pergeseran fokus organisasi yang kini tidak hanya bergerak di bidang pelayanan medis, tetapi juga mulai merambah sektor kreatif.
Ketua IDI Kota Baubau, dr. Hasrida Hamid, menyatakan bahwa divisi ini dibentuk untuk mewadahi potensi kreatif para dokter di luar aktivitas klinis. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan program kerja organisasi melalui pemasukan tambahan.
“Melalui Divisi UMKM ini, kami berharap dapat menciptakan ruang bagi anggota untuk berinovasi serta mengembangkan potensi kreatif di luar bidang medis,” ujar dr. Hasrida dalam keterangannya saat Rapat Kerja (Raker) IDI.
Sebagai langkah awal, IDI Baubau telah memproduksi sejumlah produk merchandise yang mengusung identitas organisasi, seperti gantungan kunci, tumbler, hingga payung kapsul
Produk-produk tersebut didesain sebagai media branding untuk memperkenalkan wajah IDI yang lebih adaptif kepada masyarakat luas. Dengan harga yang relatif terjangkau, produk ini juga mendapat apresiasi langsung dari Ketua IDI Sulawesi Tenggara yang hadir dan turut melakukan pembelian sebagai bentuk dukungan.
Ke depan, IDI Baubau berencana memperluas jangkauan pemasaran dengan menyediakan booth khusus UMKM di wilayah Kota Baubau. Strategi ini dilakukan agar produk identitas organisasi tersebut dapat diakses oleh masyarakat umum, sekaligus mempertegas eksistensi IDI sebagai organisasi yang dinamis.
Inisiatif ini diproyeksikan mampu memberikan nilai tambah secara finansial bagi organisasi, yang nantinya akan dialokasikan kembali untuk mendukung berbagai program kemanusiaan dan kesehatan di masa mendatang.
Publisher: Yusrif
