Pemkab Kolaka Subsidi Keberangkatan 432 Jemaah Haji 2026

Kolaka18 Dilihat
Pemkab Kolaka Subsidi Keberangkatan 432 Jemaah Haji 2026

KOLAKAsatu.com, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar dari APBD 2026 untuk menyubsidi biaya domestik keberangkatan calon jemaah haji asal daerah tersebut.

Langkah ini diambil guna meringankan beban finansial para jemaah di luar biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) reguler.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kolaka, Syaifuddin Mustaming, menjelaskan, anggaran tersebut difokuskan pada komponen transportasi dan logistik dari Kolaka menuju Embarkasi Makassar (PP).

“Ini murni subsidi Pemda agar jemaah lebih siap dan tenang berangkat. Pak Bupati dan Wakil Bupati ingin pemerintah hadir membantu meringankan beban biaya haji yang tidak kecil,” ujar Syaifuddin di Kolaka, Senin (13/4).

Subsidi sebesar Rp3 miliar tersebut mencakup biaya penerbangan domestic dari Bandara Sangia Nibandera Tanggetada menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (PP), sewa bus dari bandara menuju Asrama Haji Sudiang Makassar (PP), serta biaya ekspedisi pengangkutan koper jemaah.

Pada musim haji 2026, tercatat sebanyak 432 calon jemaah haji asal Kolaka yang masuk dalam kuota keberangkatan, terdiri dari jemaah reguler dan lansia prioritas.

Proses pemberangkatan akan dibagi menjadi beberapa gelombang mulai pertengahan Mei mendatang:

  1. 13 Mei 2026: 10 jemaah (Kloter 34) menggunakan pesawat reguler.
  2. 15 Mei 2026: * 34 jemaah (Kloter 35) menggunakan pesawat carter.
    • 384 jemaah (Kloter 36) menggunakan pesawat carter.
    • 2 jemaah (Kloter 38) menggunakan pesawat carter.
    • 2 jemaah (Kloter 43) menggunakan pesawat carter.

Pemberian subsidi ini merupakan program rutin tahunan Pemkab Kolaka yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Syaifuddin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan rukun Islam kelima bagi warganya.

“Ini ikhtiar agar warga Kolaka yang mendapat panggilan ke Tanah Suci bisa berangkat tanpa terkendala biaya tambahan transportasi,” ungkapnya