Jaga Stabilitas Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi dan Mudik Gratis

Home, Sultra74 Dilihat
Jaga Stabilitas Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi dan Mudik Gratis
Jaga Stabilitas Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi dan Mudik Gratis

KENDARI, KOLAKAsatu.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Fokus utama saat ini adalah memitigasi dampak dinamika global terhadap harga pangan serta memastikan kenyamanan masyarakat menyongsong Idulfitri 1447 Hijriah.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur dalam agenda buka puasa bersama jajaran OPD lingkup Pemprov Sultra di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (2/3/2026).

Jaga Stabilitas Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi dan Mudik Gratis
Jaga Stabilitas Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi dan Mudik Gratis

Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menyoroti bagaimana ketidakpastian global dapat mengganggu jalur distribusi energi dan logistik nasional. Ia memperingatkan bahwa gangguan tersebut berpotensi memicu lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar lokal.

“Kalau distribusi terganggu, maka yang terdampak adalah kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, kita harus menjaga agar inflasi tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat kecil,” tegas Gubernur.

Sebagai langkah konkret, Gubernur menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengawasan ketat terhadap rantai pasok pangan selama Ramadan.

Memastikan ketersediaan stok agar barang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menjaga keterjangkauan harga guna melindungi daya beli kelompok masyarakat rentan.

Kabar gembira juga datang bagi warga yang berencana pulang kampung.

Gubernur mengumumkan bahwa Pemprov Sultra akan kembali memfasilitasi program mudik gratis bagi masyarakat.

“Kami akan memfasilitasi masyarakat yang akan melakukan mudik, dan itu akan kita upayakan gratis,” ujarnya.

Namun, ia memberikan catatan keras agar proses pendataan dilakukan secara transparan dan akurat oleh instansi teknis.

“Saya minta dilakukan pendataan dengan baik, sehingga tidak ada yang seharusnya mendapatkan tetapi tidak terdata. Fasilitas ini kita siapkan agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambah purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) bahwa penyesuaian jam kerja selama Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan.

Ia meminta momentum bulan suci ini dijadikan penguat integritas dan disiplin dalam melayani publik.

Langkah strategis melalui pengendalian harga dan penyediaan fasilitas mudik ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kemudahan bagi warga Sulawesi Tenggara di tengah tantangan ekonomi global.

PENERBIT: FAJRIN