Siska Karina Imran Turun Tangan Bantu 30 Jemaah Umrah Kendari yang Terlantar di Madinah

Home, Kendari338 Dilihat
Siska Karina Imran Turun Tangan Bantu 30 Jemaah Umrah Kendari yang Terlantar di Madinah
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI)

MADINAH, KOLAKAsatu.com – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI), menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya.

Di tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci, Siska bergerak cepat membantu 30 jemaah umrah asal Kendari yang sempat terlantar setibanya di Madinah, Arab Saudi.

Para jemaah tersebut dilaporkan mengalami serangkaian kendala dari pihak biro perjalanan, mulai dari persoalan visa, keterlambatan jadwal keberangkatan, hingga ketidakpastian akomodasi hotel dan konsumsi saat tiba di Madinah.

Kondisi ini membuat para jemaah harus menunggu selama berjam-jam di dalam bus dalam keadaan lelah dan lapar.

Mendengar kabar memprihatinkan tersebut, Siska Karina Imran yang kebetulan berada di lokasi yang sama segera mendatangi rombongan jemaah.

Dalam rekaman video yang beredar, Siska terlihat memberikan penguatan moral kepada para jemaah agar tetap bersabar dan kuat menghadapi ujian tersebut.

“Kita sabar naa, kasihan. Alhamdulillah kita sudah selamat, kita sehat, kita kuat,” ujar Siska saat menenangkan jemaah, Minggu 15 Februari 2026 waktu setempat.

Tidak hanya memberikan dukungan moril, Siska juga mengambil langkah konkret dengan menjamu para jemaah makan bersama di sekitar Masjid Nabawi.

Selain itu, ia turut membantu mengoordinasikan pencarian hotel agar puluhan jemaah tersebut dapat segera beristirahat dengan layak.

“Jadi besok ada hotel, sekarang kita makan dulu. Di depan situ ada semua (makanan), tinggal kita cari tempatnya saja,” tambahnya dalam video tersebut untuk menenangkan warga.

Aksi spontan ini menuai simpati luas, mengingat kehadirannya bukan sekadar sebagai tokoh daerah, namun sebagai sosok yang peduli pada kemanusiaan di saat warganya sangat membutuhkan pertolongan di negeri orang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi calon jemaah umrah lainnya untuk lebih selektif dan cermat dalam memilih biro perjalanan (travel) agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Saat ini, para jemaah diharapkan dapat melanjutkan rangkaian ibadah mereka dengan lebih tenang dan fokus.

PENERBIT: FAJRIN