BMKG Kendari Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Sultra, Berlaku 28-31 Januari

Sultra180 Dilihat
BMKG Kendari Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Sultra, Berlaku 28-31 Januari
Ilustrasi BMKG

KENDARI, KOLAKAsatu.com – Stasiun Meteorologi Maritim Kendari (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tenggara. Peringatan ini berlaku mulai tanggal 28 hingga 31 Januari 2026.

Berdasarkan data yang dirilis pada Selasa (27/1/2026) sore, kondisi sinoptik menunjukkan pola angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut. Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 2 hingga 15 Knot.

Namun, masyarakat maritim perlu mewaspadai peningkatan kecepatan angin yang dapat mencapai 20 Knot atau setara dengan 5 Skala Beaufort.

Kondisi ekstrem ini diprediksi terjadi di wilayah Teluk Bone bagian Barat Kabaena, Perairan Baubau, Laut Flores bagian selatan Buton, serta Perairan Wakatobi.

BMKG merinci peringatan dini gelombang tinggi dalam tiga periode waktu sebagai berikut yaitu, 28 – 29 Januari 2026 (Pukul 08.00 WITA).

Diprediksi gelombang tinggi berpotensi terjadi di Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Baubau, Laut Flores Selatan Buton, Perairan Wakatobi (Bagian Barat dan Timur), serta Laut Banda Timur Wakatobi.

29 – 30 Januari 2026 (Pukul 08.00 WITA) berfokus kewaspadaan berada di Perairan Baubau dan Laut Flores Selatan Buton.

Pada 30 – 31 Januari 2026 (Pukul 08.00 WITA) Potensi gelombang bergeser ke Teluk Bone Barat Kolaka Utara, Perairan Buton, Perairan Wakatobi Bagian Barat, serta Laut Banda Timur Wakatobi.

Bagi masyarakat pesisir, nelayan, maupun penyedia jasa transportasi laut, diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG di maritim.bmkg.go.id atau link.bmkg.go.id/stamarkendari.

Laporan: Fajrin