Sekda Sultra Tekankan Pentingnya Kualitas Laporan Evaluasi Kinerja

Kendari61 Dilihat
Sekda Sultra Tekankan Pentingnya Kualitas Laporan Evaluasi Kinerja
Sekda Sultra Tekankan Pentingnya Kualitas Laporan Evaluasi Kinerja

KENDARI, KOLAKAsatu.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara selaku Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Drs. H Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, secara resmi membuka kegiatan Capacity Building Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja TPID Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kendari, Senin (20/1/2026).

Dalam sambutannya, Asrun Lio menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja TPID Provinsi Sulawesi Tenggara serta TPID Kota Baubau, Kabupaten Bombana, dan Kabupaten Muna Barat yang berhasil meraih penghargaan pada ajang TPID Award 2025 sebagai TPID berkinerja terbaik dan berprestasi untuk wilayah Sulawesi.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas sinergi, kolaborasi, dan konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam mengendalikan inflasi di Sulawesi Tenggara. Namun, prestasi ini bukanlah titik akhir, melainkan pemacu untuk meningkatkan kinerja TPID agar semakin berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa TPID memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga melalui penguatan empat pilar pengendalian inflasi, yakni keterediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Seluruh upaya tersebut, kata dia, harus dilaporkan secara lengkap, akurat, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam dokumen evaluasi kinerja TPID.

Asrun Lio menekankan bahwa laporan pengendalian inflasi bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen penting dalam evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Oleh karena itu, laporan TPID harus mampu menggambarkan kondisi inflasi daerah secara utuh melalui tiga aspek penilaian, yaitu aspek proses, output, dan outcome, yang mencakup perkembangan inflasi, stok komoditas strategis, hasil koordinasi TPID, program unggulan, hingga kegiatan stabilisasi harga.

“Kegiatan capacity building ini sangat strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam menyusun laporan berbasis data dan fakta lapangan, dengan narasi dan analisis yang sistematis, konsisten, serta mudah dipahami,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh TPID kabupaten/kota dalam melengkapi dokumen pendukung laporan sesuai ketentuan, agar proses evaluasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Nasional dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang konstruktif bagi perbaikan kinerja ke depan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Muhammad Handry Imansyah, MAM., Ph.D, serta dihadiri oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sulawesi Tenggara Abdul Rajab, serta peserta TPID kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Menutup sambutannya, Asrun Lio menyampaikan terima kasih kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara atas sinergi dan pendampingan yang berkelanjutan dalam pengendalian inflasi, serta kepada Biro Perekonomian Setda Provinsi Sulawesi Tenggara selaku Sekretariat TPID Provinsi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

PUBLISHER: FAJRIN