
KOLAKAsatu.com, SULTRA – Sebanyak 20 calon taruna dan taruni (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol) dinyatakan gugur atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap pertama yang berlangsung di Aula Dharana Lastarya Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (7/4/2026).
Dari total 64 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 44 orang yang berhasil melaju ke tahapan berikutnya. Sementaranya 20 sisanya dinyatakan gugur tahap pemeriksaan kesehatan awal.
Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sultra melakukan pemeriksaan fisik luar secara menyeluruh untuk memastikan standar kesehatan dasar calon perwira.
Fokus pemeriksaan yang dilakukan meliputi tinggo dan berat badan proporsional, kesehatan mata, Telinga Hidung Tenggorokan (THT), kondisi fisik, tekanan darah, denyut nadi serta postur tubuh.
Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto, melalui Kabag Dalpers AKBP I Gst Gde Raka M., menegaskan bahwa proses seleksi ini dijalankan secara objektif dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan profesional untuk menghasilkan calon perwira Polri yang unggul dan memiliki kesiapan fisik serta mental yang prima,” ujar AKBP I Gst Gde Raka.
Proses seleksi ketat ini merupakan langkah awal Polda Sultra dalam menjaring putra-putri terbaik yang akan dididik menjadi pelindung dan pelayan masyarakat di masa depan.
Publisher: Yusrif
