Gubernur Sultra Turun Tangan Wawancarai Calon Pejabat, Gandeng Jabar Garap Manajemen Talenta

BERANDA, Sultra34 Dilihat
Gubernur Turun Tangan Wawancarai Calon Pejabat, Gandeng Jabar Garap Manajemen Talenta
Gubernur Turun Tangan Wawancarai Calon Pejabat, Gandeng Jabar Garap Manajemen Talenta

KENDARI, KOLAKAsatu.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan gebrakan nyata dalam merombak wajah birokrasi di Bumi Anoa.

Tak sekadar duduk di belakang meja, Gubernur terjun langsung melakukan wawancara tatap muka dengan calon pejabat administrator dan pengawas guna memastikan standar meritokrasi terpenuhi.

Langkah ini diambil untuk menggaransi bahwa setiap posisi strategis diisi oleh individu yang memiliki keselarasan antara kompetensi teknis, integritas moral, dan kemauan kuat untuk mengabdi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Andi Khaeruni, mengungkapkan, proses wawancara intensif ini telah berlangsung sejak Senin (30/3/2026) di tengah jadwal padat sang Gubernur.

“Hingga Kamis (2/4/2026), proses masih berjalan dan akan kami lanjutkan pekan depan,” ujar Andi Khaeruni, Jumat (3/4/2026).

Menurut Khaeruni, keterlibatan langsung Gubernur bertujuan untuk menghapus praktik curang, memastikan nol gratifikasi dan nepotisme dalam pengangkatan jabatan. Menilai langsung potensi dan integritas aparatur melampaui data administratif.

Menerapkan prinsip the right man on the right place demi pelayanan publik yang lebih responsif.

Secara prosedural, BKD melakukan asesmen ketat terhadap portofolio kandidat, mulai dari rekam jejak kinerja hingga keterampilan manajerial, sebelum mengajukan tiga kandidat terbaik di setiap posisi untuk diuji langsung oleh Gubernur.

Hasil akhir kemudian akan diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk persetujuan teknis.

Digitalisasi Manajemen Talenta
Sejalan dengan seleksi fisik tersebut, Pemprov Sultra juga memperkuat sistem formal melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pada 2 April 2026, kedua pihak resmi menandatangani perjanjian implementasi sistem merit melalui manajemen talenta ASN di Kantor BKD Jawa Barat.

Kerja sama ini mencakup beberapa poin krusial Pemagangan staf dan Dinas Kominfo untuk penguasaan aplikasi manajemen talenta.

Penggunaan sistem permodelan berbasis indikator kompetensi dan kualifikasi secara digital.

Menentukan suksesi jabatan secara berkelanjutan dan transparan berbasis data IT.

Melalui kombinasi pengawasan langsung dan adopsi teknologi manajemen dari Jawa Barat, Pemprov Sultra menargetkan lahirnya ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Andi Sumangerukka, jabatan di lingkup Pemprov Sultra adalah sebuah tanggung jawab yang harus diraih dengan prestasi, bukan melalui koneksi.

PENERBIT: FAJRIN