
KENDARI, KOLAKAsatu.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dilantik.
Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) FK KBIHU, H. Cepi Supriatna beserta rombongan, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka.
Lebih dari itu, momentum ini merupakan peneguhan amanah dan komitmen moral spiritual dalam melayani umat, khususnya jemaah haji dan umrah di Bumi Anoa.
Mitra Strategis Pemerintah
Gubernur Andi Sumangerukka menyoroti posisi FK KBIHU sebagai mitra penting pemerintah dalam ekosistem penyelenggaraan ibadah haji.
“Organisasi ini menjadi mitra penting pemerintah, khususnya Kementerian Haji dan Umrah, dalam membina, membimbing, dan mendampingi jemaah agar dapat melaksanakan ibadah secara mandiri, tertib, sah, dan mabrur,” ujar Gubernur dalam pidatonya.
Pemerintah Provinsi memandang keberadaan wadah ini sangat diperlukan untuk menyatukan visi dan standar pembimbingan jemaah, serta menjaga citra penyelenggaraan ibadah yang amanah dan profesional.
Dalam arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan kebijakan Arab Saudi, peningkatan jumlah jemaah, hingga tuntutan pemanfaatan teknologi digital.
Oleh karena itu, FK KBIHU diminta untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
Poin penekanan yang disampaikan secara tegas adalah mengenai integritas lembaga.
FK KBIHU diminta menjadi garda terdepan dalam menghindari praktik komersialisasi ibadah yang berlebihan.
“Jangan sampai amanah besar ini ternodai oleh perilaku yang dapat merugikan jemaah dan mencoreng nama baik daerah Sulawesi Tenggara. Ingatlah bahwa melayani jemaah haji dan umrah adalah ibadah, bukan sekadar aktivitas organisasi,” tegas Andi Sumangerukka.
Selain aspek teknis, pengurus baru juga diinstruksikan untuk menanamkan nilai moderasi beragama.
Melalui bimbingan yang santun, jemaah diharapkan menjadi pribadi yang toleran, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi persaudaraan sesama umat maupun sesama anak bangsa.
Menutup sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menitipkan empat harapan utama bagi pengurus yang baru dilantik yaitu,
Menjalankan organisasi dengan semangat pengabdian dan keikhlasan.
Meningkatkan kualitas pembimbingan pelayanan jemaah, Membangun komunikasi yang baik antar KBIHU dan pemerintah.
Menjadikan FK KBIHU sebagai organisasi yang solid, profesional, dan terpercaya.
“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai titik awal untuk memperkuat peran FK KBIHU dalam melayani umat dan membangun Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” pungkasnya.
PUBLISHER: FAJRIN
