
KOLAKA, KOLAKAsatu.com – Di bawah langit Jumat yang teduh, Ballroom Sutanraja menjadi saksi bisu sebuah babak baru bagi putra-putri terbaik Bumi Mekongga. Aroma semangat menyeruak di antara deru nafas para pemuda yang hari ini bukan sekadar membubuhkan tinta di atas kertas, melainkan sedang memahat masa depan mereka sendiri.
Jumat (30/01/2026), Bupati Kolaka, H. Amry, S.STP., M.Si, melangkah masuk ke dalam ruangan yang dipenuhi aura optimisme tersebut.
Kehadirannya dalam Seremoni Penandatanganan Kontrak Kerja Calon Karyawan PAMA Distrik VIPO bukan hanya sebagai formalitas birokrasi, melainkan sebagai peneguh janji pemerintah terhadap kesejahteraan rakyatnya.
Dalam sambutannya yang sarat makna, H. Amry menekankan bahwa setiap goresan pena para calon karyawan hari ini adalah jembatan menuju visi besar ” Kabupaten Kolaka yang Berkeadilan, Maju, dan Unggul”.
Baginya, momentum ini adalah pengejawantahan nyata dari misi pembangunan ekonomi yang inklusif.
“Seremoni ini bukan sekadar urusan perusahaan dan pekerja. Ini adalah detak jantung pembangunan ekonomi Kolaka. Sebuah langkah konkret untuk memastikan kesejahteraan tidak hanya menjadi narasi, tapi juga dirasakan di meja-meja makan keluarga kita,” ujar Bupati dengan nada penuh penekanan.
Menjawab Tantangan Realitas
Bupati tak menutup mata pada angka-angka yang bicara. Dengan data di tangan, ia memaparkan realita ribuan pencari kerja, mulai dari ribuan lulusan SMA/SMK hingga para sarjana yang tengah menanti peluang.
Baginya, sinergi dengan raksasa industri seperti PT Pamapersada Nusantara (PAMA) adalah kunci untuk menciptakan link and match yang harmonis antara bangku sekolah dan kebutuhan industri.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berdiri sebagai payung pelindung melalui regulasi yang adil, memastikan tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri, melainkan aktor utama yang produktif dan terlindungi.
Pesan untuk Sang Punggawa Baru
Kepada para calon karyawan yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar PAMA VIPO, Bupati menitipkan pesan menyentuh.
Ia berharap seragam yang akan mereka kenakan nanti bukan sekadar identitas kerja, melainkan simbol integritas.
“Jadikan kesempatan ini sebagai panggung untuk menunjukkan profesionalisme dan loyalitas. Berikan kontribusi nyata bagi perusahaan, dan melalui itu, kalian sedang membangun daerah ini,” tutupnya mengakhiri prosesi yang penuh khidmat tersebut.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah dan manajemen perusahaan, termasuk, Abdul Nasir Maksum (Direktur HCGSR & CCKM PT Pamapersada Nusantara), Yoni Nurhidayat (Project Manager PAMA VIPO), Muhammad Rifai (Pimpinan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa) serta jajaran Forkopimda dan OPD lingkup Pemkab Kolaka.
Kini, setelah tinta mengering di atas kontrak, sebuah perjalanan panjang dimulai.
Di pundak para karyawan baru ini, harapan Kolaka untuk bangkit secara ekonomi kini bertumpu.
PENERBIT: FAJRIN
