Perkuat Identitas Daerah, LAT Kendari Matangkan Pembangunan Rumah Adat Laika Aha

Kendari18 Dilihat
Perkuat Identitas Daerah, LAT Kendari Matangkan Pembangunan Rumah Adat Laika Aha

KOLAKAsatu.com, KENDARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kota Kendari resmi mematangkan rencana pembangunan rumah adat Laika Aha sebagai ikon budaya baru.

Proyek ini diproyeksikan menjadi simbol kearifan lokal sekaligus benteng identitas masyarakat Tolaki di tengah modernisasi Kota Kendari.

Keputusan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ketua Harian LAT Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda pada Kamis (16/4/2026).

Pembangunan rumah adat yang memiliki nilai historis tinggi ini rencananya akan dipusatkan di kawasan Hutan Baruga.

Amir Hasan mengungkapkan, pembangunan Laika Aha merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Kendari untuk menghadirkan simbol budaya lokal yang representatif.

“Ini merupakan upaya kita menghadirkan simbol budaya Tolaki di Kota Kendari untuk memperkuat identitas kearifan lokal,” ungkapnya.

Secara kultural, Laika Aha bukan sekadar bangunan fisik. Dalam tradisi masyarakat Tolaki, rumah adat ini mengandung filosofi mendalam sebagai representasi tatanan dan hukum adat, wadah pelaksanaan tradisi dan hukum adata, serta manifestasi nilai gotong royong Masyarakat leluhur.

Pemilihan Hutan Baruga sebagai lokasi pembangunan dinilai sangat strategis. Selain berfungsi sebagai kawasan hijau, lokasi ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis kearifan lokal dan ruang edukasi bagi generasi muda.

LAT Kota Kendari menegaskan bahwa ke depannya, Laika Aha akan difungsikan sebagai pusat aktivitas budaya. Lokasi ini akan menjadi tempat penyelenggaraan berbagai upacara adat serta pelestarian tradisi lisan dan seni yang mulai tergerus zaman.

Saat ini, pihak LAT tengah merampungkan penentuan lokasi detail dan penyelarasan desain yang harus tetap mengacu pada kaidah arsitektur tradisional Tolaki.

“Langkah ini diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam menjaga warisan leluhur agar tetap eksis di tengah perkembangan kota yang pesat,” ujar Amir Hasan

PUBLISHER: FAJRIN