Pemkot Kendari dan BWS Normalisasi Tiga Titik Sungai Strategis

BERANDA, Kendari26 Dilihat
Pemkot Kendari dan BWS Normalisasi Tiga Titik Sungai Strategis

KOLAKAsatu.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mempercepat proyek normalisasi sungai untuk menanggulangi persoalan banjir tahunan di wilayah perkotaan. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau langsung proses pengerukan sedimen dan pelebaran sungai yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV pada Senin (13/4/2026).

Peninjauan dilakukan di tiga titik rawan genangan, yakni kawasan Kali Korumba (sekitar Eks MTQ), Jalan Edisabara By Pass, dan Kali Mandonga (depan Hotel Kubra).

Langkah ini diambil setelah ditemukannya penyempitan aliran dan penumpukan sedimen yang mengakibatkan air meluap ke permukiman warga saat curah hujan tinggi.

Dalam inspeksi tersebut, tim menemukan beberapa kendala teknis yang menghambat drainase kota:

  • Penyempitan Ruas: Terjadi penyempitan signifikan pada salah satu ruas sungai di kawasan Eks MTQ yang menyumbat aliran air.
  • Sedimentasi Parah: Di Jalan Edisabara, ditemukan tumpukan sedimen tebal yang sudah bertahun-tahun tidak dikeruk.
  • Hambatan Aliran: Di bantaran Kali Mandonga, aliran air terhambat oleh tumbuhan liar dan alih fungsi lahan menjadi kebun pisang oleh warga.

“Penyempitan aliran membuat air tidak mengalir optimal. Ini salah satu titik yang memang perlu segera ditangani melalui pelebaran dan normalisasi guna mengembalikan fungsi sungai secara maksimal,” ujar Siska Karina Imran di sela peninjauan.

Untuk menangani masalah tersebut, BWS Sulawesi IV telah mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk ekskavator amfibi, guna mempercepat pembersihan sedimen dari Kali Korumba hingga menuju Kali Mandonga.

Wali Kota menekankan, kolaborasi lintas instansi antara Pemkot Kendari dan BWS sangat krusial mengingat persoalan infrastruktur ini telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa penanganan maksimal.

Pemkot Kendari menargetkan normalisasi ini dapat menekan risiko banjir di pusat aktivitas masyarakat secara signifikan. Proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkot untuk membenahi sistem drainase kota agar lebih berkelanjutan dan mampu menampung debit air tinggi di masa mendatang.

Turut mendampingi Wali Kota dalam peninjauan tersebut adalah Kepala BWS Sulawesi IV, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Plt Kadis PUPR, dan Kasat Pol PP Kota Kendari.

PUBLISHER: FAJRIN