Bupati Kolaka Salurkan 451 Ton Beras Bantuan Pangan untuk 22.584 Keluarga

Kolaka28 Dilihat
Bupati Kolaka Salurkan 451 Ton Beras Bantuan Pangan untuk 22.584 Keluarga

KOLAKAsatu.com, KOLAKA – Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si, meluncurkan penyaluran bantuan pangan cadangan pemerintah alokasi bulan Februari dan Maret 2026, Senin (6/4/2026). Sebanyak 22.584 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 135 desa dan kelurahan di Kabupaten Kolaka tercatat sebagai penerima manfaat.

Bantuan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan, menangani kerawanan pangan, serta mengendalikan laju inflasi di Bumi Mekongga.

Pada tahap ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka mendistribusikan total bantuan berupa beras: 451,68 ton.dan minyak Goreng: 90.336 liter.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk jatah dua bulan sekaligus. Penerima bantuan difokuskan pada masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), penerima PKH, BPNT, serta keluarga berisiko stunting.

“Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi upaya negara mewujudkan ketersediaan pangan yang aman dan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat sesuai amanat UU Nomor 18 Tahun 2012,” tegas Bupati Amri dalam sambutannya.

Untuk menjamin distribusi tepat sasaran, Perum Bulog Kolaka mengerahkan armada logistik hingga ke titik serah di tingkat desa. Proses penyaluran mendapatkan pengawalan ketat dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.

Bupati Amri menginstruksikan seluruh pihak untuk melakukan pengawasan berlapis guna menghindari adanya penyalahgunaan distribusi di lapangan.

“Saya berharap sinergitas ini terus berlanjut agar penyaluran berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata. Kita ingin Kabupaten Kolaka semakin maju dan berkeadilan melalui pemenuhan kebutuhan dasar yang terjamin,” tambahnya.

Melalui intervensi bantuan pangan ini, Pemkab Kolaka optimistis mampu menjaga stabilitas harga pasar sekaligus menurunkan angka stunting di wilayah tersebut melalui perbaikan asupan gizi masyarakat rentan.

PUBLISHER: FAJRIN