Insight Talks di Kendari Bahas Peluang dan Risiko AI bagi Industri Pers

Kendari44 Dilihat
Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto saat memberi paparan pada forum diskusi Insight Talks bertajuk Literasi Media: Cerdas di Era Kecerdasan Artifisial di Kota Kendari, Rabu (13/5). FOTO: YUSRIF/KOLAKASATU.COM

KOLAKAsatu.com, KENDARI – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Media Indonesia menggelar forum diskusi Insight Talks bertajuk Literasi Media: Cerdas di Era Kecerdasan Artifisial di Kota Kendari, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini mempertemukan insan pers, akademisi, mahasiswa, dan pegiat media untuk membahas peluang serta tantangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) terhadap integritas jurnalistik di Indonesia.

Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kecerdasan artifisial sebagai kerangka tata kelola nasional.

“Langkah ini diambil untuk mendorong inovasi sekaligus menjamin pengembangan teknologi yang etis, transparan, dan akuntabel,” jelas Farida dalam sambutannya

Farida juga menekankan, meski AI mampu mempercepat kerja redaksi, prinsip verifikasi, independensi, dan akurasi tetap menjadi tanggung jawab jurnalis.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, mengingatkan perusahaan pers agar mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/I/2025.

Kata Yogi, teknologi tidak boleh menggantikan fungsi kontrol manusia, dan tanggung jawab isi pemberitaan tetap berada di tangan redaksi.

Forum Insight Talks di Kendari diharapkan dapat meningkatkan literasi digital di daerah serta memastikan transformasi teknologi di industri pers berjalan seiring dengan etika dan kepercayaan publik.

Publisher: Yusrif