Bupati Kolaka Resmikan Nursery PT Vale di Kebun Raya

Home, Kolaka62 Dilihat
Bupati Kolaka Resmikan Nursery PT Vale di Kebun Raya
Bupati Kolaka Resmikan Nursery PT Vale di Kebun Raya

KOLAKA, KOLAKAsatu.com – Komitmen pelestarian lingkungan di Kabupaten Kolaka memasuki babak baru. Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si, secara resmi meresmikan fasilitas Nursery (pembibitan) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa milik PT Vale Indonesia Tbk yang berlokasi di kawasan Kebun Raya Kolaka, Sabtu (28/02).

Peresmian ini menandai langkah konkret kolaborasi antara sektor industri pertambangan dan Pemerintah Daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem di tengah geliat ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati H. Amri menegaskan, kehadiran Nursery ini bukan sekadar pembangunan fisik atau seremoni belaka.

Ia memandangnya sebagai manifestasi dari tanggung jawab ekologis yang harus berjalan beriringan dengan kemajuan sektor tambang.

“Peresmian Nursery ini adalah simbol kolaborasi kuat. Kita ingin memastikan bahwa kemajuan ekonomi melalui pertambangan tidak meninggalkan luka pada alam, melainkan berjalan harmonis dengan upaya keberlanjutan lingkungan,” ujar Bupati.

Fasilitas pembibitan yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare ini dirancang dengan kapasitas produksi yang impresif, mencapai 700.000 bibit per tahun.

Fokus utamanya adalah membudidayakan tanaman endemik dan produktif, antara lain Kayu Kolaka, Kayu Kuku, dan Kayu Kalapi dan Mangga, Jambu Mente, Rambutan, Durian, dan Alpukat.

Langkah ini dinilai strategis mengingat fungsi Kebun Raya Kolaka sebagai pusat konservasi tumbuhan (ex-situ), penelitian ilmiah, serta sarana edukasi dan wisata alam bagi masyarakat.

Komitmen Anggaran Daerah
Pemerintah Kabupaten Kolaka sendiri terus memacu pembangunan infrastruktur Kebun Raya secara bertahap sejak tahun 2023.

Hingga tahun 2025, tercatat total anggaran sebesar Rp17,9 miliar telah dialokasikan untuk pembangunan gerbang, pagar kawasan, akses jalan, hingga kantor pengelola.

Bupati berharap, sinergi dengan PT Vale Indonesia ini dapat terus berlanjut guna mewujudkan pemanfaatan keanekaragaman hayati berbasis teknologi di Bumi Mekongga.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga aset tersebut sebagai warisan hijau bagi generasi mendatang.

PENERBIT: FAJRIN