Pembangunan Sultra 2027 Fokus Kolaborasi, Infrastruktur Kepulauan Jadi Prioritas

Kolaka48 Dilihat
Pembangunan Sultra 2027 Fokus Kolaborasi, Infrastruktur Kepulauan Jadi Prioritas

KOLAKAsatu.com, KOLAKA – Gubernur Sulawesi Tenggaran (Sultra), Andi Sumangerukka, menegaskan arah pembangunan daerah tahun 2027 harus berbasis kolaborasi lintas pemerintahan dan sinergi antar level kebijakan.

Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sultra di Kolaka, Selasa (5/5/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan perencanaan pembangunan tidak boleh lagi dilakukan secara parsial dan sektoral, melainkan terintegrasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah pusat.

Pendekatan kolaboratif disebut menjadi kunci agar program pembangunan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menyoroti ketimpangan pembangunan antara wilayah kepulauan dan daratan. Wilayah kepulauan diprioritaskan pada percepatan infrastruktur dasar dan konektivitas, sementara wilayah daratan difokuskan pada penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan UMKM.

Penguatan Koperasi Merah Putih didorong sebagai penggerak ekonomi lokal yang menghubungkan pelaku UMKM dengan kawasan industri.

Dari sisi ekonomi, Sultra mencatat pertumbuhan sebesar 5,70 persen pada 2025, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,11 persen. Tingkat kemiskinan menurun dari 10,63 persen pada 2024 menjadi 10,14 persen pada 2025, meski masih di atas nasional 8,26 persen.

Gini Ratio September 2025 tercatat 0,357, membaik dari Maret 2025 sebesar 0,363. Tingkat pengangguran terbuka Februari 2026 sebesar 3,33 persen, relatif stabil dan termasuk terendah secara nasional. Indeks Pembangunan Manusia 2025 mencapai 74,25, meningkat dari 73,62 pada 2024.

Menghadapi 2027, Gubernur menyoroti tantangan fiskal, terutama ketergantungan pada transfer pusat, tingginya belanja operasional, serta beban pemeliharaan aset daerah.

Ia menegaskan pengelolaan anggaran harus lebih efektif dengan memastikan belanja, khususnya operasional, berdampak langsung pada pelayanan publik.

Publisher: Yusrif