
KOLAKAsatu.com, SULTRA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan pengadaan dua unit ambulans laut pada tahun 2026 sebagai upaya memperkuat layanan rujukan pasien di wilayah kepulauan.
Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, menyatakan program ini menjadi salah satu prioritas Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua di sektor kesehatan.
Menurutnya, masyarakat kepulauan selama ini masih menghadapi kesulitan saat merujuk pasien karena keterbatasan sarana transportasi medis.
“Rujukan pasien di wilayah kepulauan masih sangat sulit dan belum didukung sarana yang memadai. Banyak warga terpaksa menggunakan kapal kecil dengan fasilitas terbatas, sehingga berisiko terhadap keselamatan pasien,” kata dr. Edy.
Ia menjelaskan, proses pengadaan ambulans laut saat ini masih dalam tahap administrasi. Anggaran tengah direview oleh inspektorat untuk memastikan sesuai regulasi.
“Nominal anggaran belum bisa kami sampaikan karena masih direview, tetapi Pemprov Sultra upayakan dua ambulans laut tersebut sudah dapat direalisasikan tahun ini,” tambahnya.
Untuk sementara, operasional ambulans laut akan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Penempatan unit akan ditentukan berdasarkan arahan gubernur dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah kepulauan.
“Ke depan, Pemprov Sultra berharap setiap kabupaten dan kota di wilayah kepulauan dapat memiliki ambulans laut guna meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat,” tegasnya.
Publisher: Yusrif
