
KOLAKAsatu.com, KENDARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, secara resmi membuka Open Turnamen Pencak Silat Anoa Championship II Tahun 2026 di GOR Dispora Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (1/5).
Ajang bergengsi ini mempertemukan ratusan atlet pencak silat dari berbagai daerah untuk bertanding dalam sejumlah kategori.
Kehadiran Sekda mewakili Wali Kota Kendari menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga sekaligus pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Amir Hasan mengatakan turnamen tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi, pertukaran pengalaman, serta pembinaan atlet muda.
Ia menekankan pencak silat memiliki nilai budaya dan filosofi yang harus dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus.
“Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga mengandung nilai luhur budaya bangsa yang harus kita lestarikan bersama,” kata Amir Hasan
Amir Hasan menyebut penyelenggaraan turnamen sejalan dengan visi pembangunan Kota Kendari dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
Nilai disiplin, sportivitas, keberanian, serta rasa hormat diyakini terbentuk melalui proses latihan dan kompetisi.
Panitia pelaksana menyampaikan, turnamen ini diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Ajang Anoa Championship II diharapkan menjadi sarana menjaring bibit unggul yang dapat berkompetisi di tingkat lebih tinggi.
Dengan penyelenggaraan ini, Kota Kendari tidak hanya berperan sebagai tuan rumah event olahraga, tetapi juga memperkuat komitmen dalam pembinaan prestasi sekaligus pelestarian budaya bangsa melalui pencak silat.
PUBLISHER: FAJRIN
